Hormati Saya!

28 Oct 2012

Assalamualaikum :)

Postingan ini semacam curhat yaa. Ini tentang keinginan-keinginan kurang pantas yang seringkali saya minta kepada setiap orang. Setiap kali bertemu dan bercakap dengan orang, pasti saya selalu mengutarakan keinginan ini, meski tak melalui kata yang terucap. Eh salah… bukan hanya saat bertemu atau bercakap saja, tapi setiap saat. Coba bayangkan, bagaimana jika semua orang seperti saya?

Mungkin pembaca belum bisa membayangkan, karena saya belum memberitau keinginan-keinginan kurang pantas itu. Baiklah… ada beberapa keinginan yang saya utarakan kepada setiap orang, tapi tidak melalui kata yang terucap langsung. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Hormati saya!

  2. Hargai saya!

  3. Perhatikan yang saya lakukan!

  4. Dengarkan yang saya ucapkan!

  5. Jangan marah kepada saya!

  6. Jangan potong kalimat saya!

  7. Senyumlah kepada saya!

  8. Sapa saya setiap kali bertemu!

  9. Berbuat baiklah kepada saya!

  10. Jangan cemberut di hadapan saya!

Oww…ternyata itu bukan keinginan, tapi perintah. Perintah kepada setiap orang yang saya kenal atau tidak. Setuju kalau saya ini orang yang tidak baik? Setuju untuk menjauhi saya saja daripada berteman dengan saya? Setuju? Itu wajar.

Saya memerintah setiap orang setiap saat dengan contoh kalimat seperti diatas. Apa? Jahat? Iyaa, saya memang jahat. Saya merasa tidak pantas untuk tidak dihormati, tidak dihargai, tidak diperhatikan dan lain sebagainya. Siapa saya? Pantas saya memerintah seperti itu? Saya merasa pantas-pantas saja. Apa yang membuat saya tidak pantas? Tidak ada! Saya pantas memerintahkan hal-hal diatas kepada siapapun. Kepada teman, sahabat, semuanya.

9e4eaa6068d5d6585a4019fd4e9d10bf_http://www.markasberita.com/2012/10/markasberita-sejarah-tanda-baca.html

Bagaimana anggapan pembaca jika orang yang dimaksud diatas benar-benar diri saya? Rasanya banyak yang akan bilang,”Anda jahat sekali” atau “Anda bukan orang yang baik” atau “Saya tidak mau kenal dengan Anda lagi”. Wah… bisa-bisa saya benar-benar akan sendiri. Tidak punya teman, sahabat, saudara. Enak? Jelas tidak enak.

Sayangnya, orang diatas memang saya. Tapi, betapa Allah Maha Baik. Dengan kepribadian tidak baik seperti ini, masih ada yang mau berteman, bersahabat dan bersaudara dengan saya. Dengan kepribadian yang jelek seperti ini, masih ada yang mau membantu saya ketika sedang mengalami kesulitan. Dengan kepribadian yang jelek ini, masih saja ada yang mau mendoakan saya. Betapa Allah Maha Besar.

Bagaimana dengan kawan-kawan semua? Seperti saya jugakah kepribadiannya? Saya yakin tidak ^^. Jika Anda bertemu dengan saya, tolong ajari saya cara untuk tidak menjadi orang yang menyebalkan seperti sekarang. Saya minta tolong untuk diajari. Karena rasanya belajar sendiri itu tidak enak. Terima kasih saya ucapkan sebelumnya atas kebersediaan Anda untuk mengajari saya menjadi orang yang lebih baik. Terima kasih ;)

Tersedia juga di http://dyahoktober.blogspot.com/2012/10/hormati-saya.html


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post